Identitas SD Islami di tengah Modernitas


SDIT ini menggabungkan kurikulum nasional dengan kurikulum pesantren. Jangan heran, jika anak Anda selama menjalani pendidikan maupaun lulus dari SD ini dia akan mempunyai pantangan makan sambil berdiri atau berjalan, atau kencing disembarang tempat, atau membiarkan musola disamping rumanhnya sesenyap kuburan..


Okelah, saya ndak mau membahas lebih jauh perihal SDIT ini. Padahal staf pengajar nya cukup ikhlas dgn gaji alakadarnya, karen memang misi dakwah yg di emban. Bukan misi profesi semata.
Histori ini lah yang membuat PakGoh menjadikannya konsep mendesain gedung Kelas dan Asrama. Bangunan ini berada pada posisi utara tanah waqaf yang cukup luas. Berada di tepi utara mengingat bangunan sudah ada menempati area tengah dan selatan.

Berdiri dengan 3 lantai dan tiap lantainya terdiri 3 block. Nama-nama block di nisbatkan pada nama Sahabat Rosululloh yang menjadi rujukan dalam periwayatan Hadits Nabi Muhammad saw, yakni pada gedung B Block Ibnu Mas'ud, Block Ibnu Abbas, dan Block Ibnu Umar. Dan juga nama-nama Imam Madzhab, yang menjadi rujukan dalam fiqh yakni Imam Syafi'i, Imam Hanafi, dan Imam Malik, dinisbatkan untuk gedung A.



Area kosong diapit 2 gedung dibuat ruang terbuka hijau, berfungsi menyuplai udara bersih ke area bangunan, menurunkan suhu dikala siang hari dan memberi kesan teduh. Sehingga diharapkan mendukung suasana belajar-mengajar.




Fasade di buat Minimalis Tropis Modern. Supaya menjadi landmark lembaga ini, mengingat banyak gedung sekolah tampilan desainnya dari dulu begitu-begitu saja. Menunjukkan kesan yang masif dan terkungkung akan kreatifitasnya.
Wis.. silakan dinikmati saja tampilan desainnya..

























































Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DESAIN MUSOLA MODERN DI KABUPATEN BLITAR

Desain tempat ibadah kaum Muslimin sebenarnya tidak ada panduan baku, setiap daerah, dan jaman mungkin ada perbedaan corak, model dan karakt...

Popular Posts