Alhamdulillah.. kembali mengudara setelah diredirect Ripway.com

Menjengkelkan memang, .... ndak tahu kenapa blog kita tercinta ini ujug-ujug di sabot halamannya oleh Ripway.com, sebuah situs penyedia gincu dan bedak pupur..., setelah gogal gogel sana sini.. alhamdulillah ketemu... ternyata HTML / Java Script ada oknum Ripway.com.. terus di DEL wae... jreng ... kembali tampil lah pakGOH dengan tatapan rajawalinya ke layar Anda...

Pokok'e dadine ngene... Long road from Blitar to Prigi Route.. SDIT Islami ditengah masyarakat materialistik..





Judule kok provokatif to... bener Sodara.., suasana ekonomi Indonesia di awal tahun 2000an yang jatuh, pengangguran yang tinggi, dan PHK dimana-mana serta gaji buruh yang rendah, memaksa tenaga produktif kita hengkang mencari pundi receh ke negeri Jiran, Malaysia, Brunei, Singapor, Taiwan, Korea, Hongkong atau melesat ke Jazirah Arab..
Tak seberapa lama mereka pulang dengan membawa harta berlimpah, menjadi Orang kaya di kampung halamannya... jadilah, tempat yg dulu 'ndueso' sekarang menjadi 'nguthani'.. dan ini berimbas biaya ekonomi didaerah ini.
Harga tanah di ibukota kecamatan ini setara dengan harga tanah di kota besar, Sodara!! bahkan bisa melebihinya.. looo piye too..
Anak-anak muda dan keluarga muda baru didaerah ini OTOMATIS terpengaruh gaya hidup sing "wueeehhh...." masio se-thithik... Loh opo hubungane?? yo ada lah..!! Untuk memberi kesan Islami tidak murahan, walau murah... weh..mbulet.. prinsipne ngene "wong Islam yo iso wae Moderen lan uptodate"..

SDIT Surya Melati Bandung Tulungagung, ini berdiri di tanah waqaf, masio waqaf tapi tampilan ne yooo.. berr-biaya laah... mbuh piye carane.. akhirnya jadi seperti ini...
Wis ngene dulur, pokoke siswa SD disini minimal targete 3 juz Qur'an dihapal, jadi ndak ngisin-ngisini orang tuane.. soal biaya silakan bicarakan sendiri.. emange aku sing nduwe? Wong aku mung nggambarke...

Pokoke ngene, setelah berkutat dengan 2D yang di gerakkan oleh mesin autoCAD 2008, kini saat nya PakGoh mencuci cetak nya dengan 3DSMAX 2009 dengan didukung Cak Vray Sp 1.5 2009 didampingi mas Service Pack 3DSMAX2009 2... sedikit dukungan people texture terus dikasih lampu sorot... JREENGG..!!!!!

Monggo.. sugeng midangetaken...

progress visualisasi 3 Dimensi, kembali berkutat dengan Vray


3 Dimensi exterior masih asli dari output renderannya, belum diutak-atik dengan Photoshop.. kebanyakan arsitek merias hasil renderan dengan efek dan manipulasi photoshop, sebenarnya itu malah menunjukkan kelemahan arsitek lo... karena yang melihat akan terfokus pada gambar obyek lain seperti tanaman, orang, mobil bukan pada bangunannya sendiri..
Makanya.. biar begini dulu apa adanya.. stelah ada penilaian baik baru Photoshop menunjang untuk memberi ilustrasi gambar..
Begitu saja... any question?

Identitas SD Islami di tengah Modernitas


SDIT ini menggabungkan kurikulum nasional dengan kurikulum pesantren. Jangan heran, jika anak Anda selama menjalani pendidikan maupaun lulus dari SD ini dia akan mempunyai pantangan makan sambil berdiri atau berjalan, atau kencing disembarang tempat, atau membiarkan musola disamping rumanhnya sesenyap kuburan..


Okelah, saya ndak mau membahas lebih jauh perihal SDIT ini. Padahal staf pengajar nya cukup ikhlas dgn gaji alakadarnya, karen memang misi dakwah yg di emban. Bukan misi profesi semata.
Histori ini lah yang membuat PakGoh menjadikannya konsep mendesain gedung Kelas dan Asrama. Bangunan ini berada pada posisi utara tanah waqaf yang cukup luas. Berada di tepi utara mengingat bangunan sudah ada menempati area tengah dan selatan.

Berdiri dengan 3 lantai dan tiap lantainya terdiri 3 block. Nama-nama block di nisbatkan pada nama Sahabat Rosululloh yang menjadi rujukan dalam periwayatan Hadits Nabi Muhammad saw, yakni pada gedung B Block Ibnu Mas'ud, Block Ibnu Abbas, dan Block Ibnu Umar. Dan juga nama-nama Imam Madzhab, yang menjadi rujukan dalam fiqh yakni Imam Syafi'i, Imam Hanafi, dan Imam Malik, dinisbatkan untuk gedung A.



Area kosong diapit 2 gedung dibuat ruang terbuka hijau, berfungsi menyuplai udara bersih ke area bangunan, menurunkan suhu dikala siang hari dan memberi kesan teduh. Sehingga diharapkan mendukung suasana belajar-mengajar.




Fasade di buat Minimalis Tropis Modern. Supaya menjadi landmark lembaga ini, mengingat banyak gedung sekolah tampilan desainnya dari dulu begitu-begitu saja. Menunjukkan kesan yang masif dan terkungkung akan kreatifitasnya.
Wis.. silakan dinikmati saja tampilan desainnya..

























































revisi buat Pak Aji



tampak depan


tampak belakang

Kalau kemarin2 dengan mentalray rendering and material, maka sekarang dengan Vray.. lebih realistis...

3 Dimensi Annur (Little mosque in Ngawi)

dari selatan

dari utara


dari arah kiblat

3DS Max dengan teknik material V ray beserta pencahayaannya... irradiance map + light cache, ditambah Blackman, GI harus on...
Bagi yang berminat dengan desain seperti ini silakan kontak saya nggiih...

An-Nur, oase di radius 2 km

Hmm.. mungkin judul postingan agak mengherankan.. apa maksudnya? Okelah tak jlentrehkan....
Begini..sodara-sodari, di desa Selopuro kecamatan Pitu Kab. Ngawi, penduduk merasa kesulitan untuk melakukan aktivitas ibadah... karena untuk menjangkau masjid/mushola/surau/langgar, mereka harus menempuh 2 km.. ndak seperti di kota.
Lha kok oase?? yah.. masjid/mushola/langgar adalah baitulloh, disitulah akivitas ibadah yang bersifat rutiniyah maupun tidak bisa dilaksanakan lebih elegan.. ibarat oase di padang pasir, keberadaannya sangat diharapkan, dan setiap orang bisa merasakan kesegaran didalamnya.. sehingga betah dan nyaman untuk berlama-lama menundukkan jiwa raga nya dalam rangka dzikrulloh...
Dari segi teknis.... saiki..... Mushola An-Nur berdiri dengan jenis konstruksi beton bertulang.. Struktur bawah digunakan pondasi plat setempat atau telapak.. atau kalo wong kene ngarani "cakar ayam".. (masio sebutan kuwi sakjane kurang mathuk.. tapi yo wis ben lah.... ) Hal ini mengingat kondisi tanah di situ labil. Tanah gerak.. kira-kira ngono...
Lha terus berhubung harga kayu meroket seperti apollo.. maka struktur atas digunakan beton bertulang juga.. cukup kolom balok.. dek atau plat beton...
Ornamen hiasan eksterior, sederhana saja.. mengingat untuk menghemat biaya.. sehingga alokasi dana bisa lebih maksimal di strukturnya. Maklum sodara, sing ngayahi duwite mung 1.. yokuwi bapak Ir. Wardjito, MT. Iku ngono tanah lan bangunan waqaf dari beliau... Jadi dengan dana ringan, waqaf bisa terwujud... Nek pengen beramal ra usah ngenteni duwit sak umbruk... begitulah filosofinya.. nek ndadak ngenteni ra ndang budal ngamal.. Lha PakGoh ngono mung memindahkan dari bayangan di pikiran menjadi coretan gambar kerja..
Wis ra sah kesuwen, monggo di pirsani....









Inspirasi di awal Ramadhan


Pemilik : Bpk. Usyama Apeaji
Lokasi : Banyuwangi

Luas lahan : 11.15 x 25 meter persegi
Jenis Atap : Perisai kombinasi plat beton

Dinding : Batu bata 1/2
Konstruksi dinding : beton bertulang
Rangka atap : Kuda-kuda kayu & Gewel

Kusen, Jendela, Pintu : Kayu Kamper dicat, kaca bening 5mm

Designed by: PakGoh

Sesejuk embun pagi


Kira-kira begitu 'goal setting' dari calon pengguna rumah ini, Bapak Aji, Banyuwangi. Ukuran lahan 11.45 x 25 m2, dengan fasilitas 4 kamar tidur, 2 kamar mandi/wc, ruang makan, ruang keluarga, dapur dan tak ketinggalan mushola keluarga..

Yang jelas, bangunan ini mungkin sedikit luar biasa, karena bentang kuda2 yang mencapai 13.65 meter. Akhirnya pilihan kuda2 trus sambungan lah yang menjadi solusi bentang panjang... seakan membuat jembatan atau hanggar pesawat. Target yang dicapai juga, bagaimana supaya air hujan yang jatuh ditaman didalam bangunan ini sesedikit mungkin,.. mungkin bunyi rintik2 kecil.. wow sangat syahdu jika tidur di kamar yang air hujan rintik2 terdengar... dan bangun di pagiharinya, Anda akan merasakan hawa sejuk mengisi rongga paru2 Anda.. hmmmm aah.. segaaar...

Monggo dipirsani...

Konsep Kos-kosan sedikit atraktif...

Bisnis kos-kosan sebenarnya boleh dibilang bisnis low risk. Asal bangunan siap, tinggal sedikit publikasi dan berada ditempat yang strategis, maka sudah mendatangkan pundi-pundi bagi pemiliknya.
Seiring dengan 'selera' calon penghuni yang mulai naik daun, maka bagi yang berorientasi investasi, maka harus membangun kos-kosan yang semenarik mungkin. Keindahan bangunan dan arsitektur yang menarik, juga meningkatkan nilai jual (sewa) kos-kosan Anda.

Gambar disamping merupakan salah satu contok konsep kos-kosan yang dibuat dengan nuansa minimalis, corak dinamis ini diharapkan menarik calon penghuni dan membuatnya nyaman serasa di hunian hotel atau berkelas namun dengan harga "kos" tentunya..
Dan juga bagi Anda yang bingung dengan asrama sekolah atau pesantren, mungkin desain ini bisa Anda aplikasikan juga..


Tertarik dengan konsep ini? Monggo hubungi kami..

Sengonisasi.. disaat kayu kalimantan sulit dinanti

Aksi pembalakan liar mempunyai dampak pada dunia konstruksi. Ketatnya pengawasan kayu dari rimba Kalimantan ke tanah Jawa, dan menipisnya hutan Kalimantan, Sumatera dan Sulawesi, membuat pelaku konstruksi harus berpikir untuk mengganti kayu kalimantan yang kaya varitas dan jenis dengan kayu lokal di tanah Jawa. Kebutuhan dalam jumlah banyak dan suplai yang singkat adalah target yang harus dipenuhi.

Maka, kayu tahun lah jawabannya. Kayu ini mulai dilirik pelaku konstruksi karena mengingat kelas kayu ini tergolong kelas IV-II. Pada beberapa jenis pohon, kayu nya mampu dijadikan konstruksi dan ini banyak diaplikasikan oleh masyarakat didaerah pedesaan.

Salah satu contoh kayu tahun yang kini banyak dibudidayakan oleh petani adalah sengon.

Dalam jangka waktu 4-5 tahun penanaman sengon sudah dapat dipanen. Nilai ekonomisnya tergolong tinggi. Paling murah bisa berkisar antara Rp. 800.000 hingga Rp.1 juta lebih per pohon, tergantung besarnya diameter dan kondisi pohonnya.

Mudah perawatannya, dan mampu hidup dengan baik di lahan kritis...

Jadi, anda tertarik?

Talangmu, merepotkanku


Desain hunian dengan konsep kontemporer, kadang memaksa kita untuk mengaplikasikan talang pada obyek desain. Sayangnya, banyak arsitek / desainer yang terlalu begitu royalnya mengaplikasikan talang.
Berfungsi sebagai pengalir aliran hujan terutama pada pertemuan sisi atap dengan atap lainnya atau atap dengan dinding, maka talang sebenarnya rentan akan resiko.
Salah satunya adalah resiko sampah. Terutama dari daun2 yang beterbangan di hempaskan angin, bahkan plastik dan kertas.
Maka tugas penghuninya lah yang harus rutin dan ekstra mengontrol dan merawat talang.
Pada bahan talang berupa seng maupun karet, ancaman kebocoran merupakan sesuatu hal yang harus diperhatikan. Tentunya faktor biaya adalah pertimbangan yang diperhatikan kelak.
Bagaimana dengan Anda?




Kompaknya Rumah Dinas bagi Guru/Ustadz
















Tidak perlu muluk2 dengan luas bangunan 35m2. Kenyamanan, privasi dan tata ruang yang kompak sudah cukup menjadikan hunian sederhana ini acceptable bagi yang menghuninya.

2 Kamar tidur, dengan posisi toilet yang diapitnya, menyatukan antara dapur dengan ruang makan/keluarga mengingat keterbatasan lahan.
Memang konsepnya, yang menghuni adalah keluarga muda/keluarga kecil bagi guru yang mengabdi pada lembaga pendidikan yang dimana perumahan dinas ini berlokasi.

Yach, lokasi rumah ini berada dalam satu area dengan LPIT Surya Melati, sebuah lembaga pendidikan formal yang bernuansa keislaman.

Namun, selaras dengan visi lembaga yang memadukan kurikulum keislaman dengan kurikulum Nasional, maka aura modern pada fasade bangunan ini juga ditampilkan. Dibuatlah bidang2 ornamen yang sederhana yang menghiasi tampilan hunian ini.

Silakan bagi Anda yang ingin mengambil inspirasinya..

Silakan juga bagi yang ingin memberi masukan dan kritikannya

DESAIN MUSOLA MODERN DI KABUPATEN BLITAR

Desain tempat ibadah kaum Muslimin sebenarnya tidak ada panduan baku, setiap daerah, dan jaman mungkin ada perbedaan corak, model dan karakt...

Popular Posts