Ruko 2 Lantai, di Lahan Tak Beraturan

Pemirsa !!! 
Kali ini PakGoh akan membahas proyek saya yg berada di Kediri lagi..
Yakni bangunan berupa Rumah Toko, atau Ruko 2 Lantai yang berlokasi di Jalan Pemuda, Desa Gempolan, Kecamatan Gurah, Kediri... (Yang dari Kediri mana suaranyaaa????) wis..wiss... iki dudu' acarane Tukul Arwana... dadi ora bakal masuk tipii..
Pemiliknya Bapak Gunawan dan Ibu Yuliani,  kalau pak Gunawan ini praktisi geologi asli Makasar.. sedangkan Ibu Yuliani ibu rumah tangga, yang mungkin ingin berinvestasi atau  berbisnis dengan membangun ruko terlebih dahulu sebagai tempat usahanya.

Berada dilahan yang boleh dibilang tak simetris, yang mana sudut-sudut geometri lahannya tidak siku 90%, (silakan di pirsani gambar dibawah)



Maka pakGOh mengambil inisiatif mengambil sisi yang mendekati tegak lurus terhadap arah ruas jalan. Ternyata didapat luas maksimal untuk bangunan dan space lahan yang masuk akal.
Oke pemirsa?? (Okeeee…)
Ruko ini  berukuran  7x12 m2, dengan bentang struktur maksimal 7 M. Maka,  ditentukan dimensi kolom struktur untuk lt1 à lt 2 berukuran 40x60 cm, dengan balok utama 40x60 cm juga. Kemudian kolom di lantai 2 hingga ring balok (rooftop)  dibuat 30x30 cm, karena talangnya  menggunakan system konsol, sehingga atap perisai bertumpu pada ujung-ujung konsol tersebut… Untuk atap dibuat rangka baja  ringan, dengan penutup berupa genteng metal gala-zincalum,   (koyo… sopo kuwi adike Mandra sing ndoweh karo ngomong Mantaaaap..). Konvigurasi dibuat perisai, supaya masih ada kesan cantik kalao dilihat dari atas (emang siapa yang mau lihat dari atas? Gatotkaca?? Superboy? Atau iron Man?.. ya ndak tahu,  barangkali pemirsa kalau jalan2 ngojek helicopter kan bisa  lihat2 dari atas) Ya Atap Perisai kan mempunyai space  dibawahnya cukup lega, sehingga bisa mendisipasi panas. Sehingga  suhu ruangan diharapkan tetap sejuk, gittuuuuww....






Exterior dibuat aliran minimalis. Ada balkon  yang bisa dimanfaatkan untuk kongkow2 nonton orang lewat sambil menikmati udara segar, apalagi arah bangunan ini tidak langsung membelakangi atau menghadap arah perputaran matahari.
Sisi samping bangunan yang ada lahan, bisa dimanfaatkan untuk taman, atau akses ke sisi lain bangunan, dengan  pintu regol kombinasi rangka besi hollow dengan fencing dari kayu jati di plitur…
Wis, ra usah “save image”.. langsung di pirsani dan di tonton… jangan lupa, camilan keripik  singkong plus banyu towo…




Gothak Gathih Gathuk


Opo maksude!!!????
Dalam bahasa jawa istilah gothak gathik gathuk ibarat orang yang mengotak-atik kata hingga mempunyai makna dan hubungan sebab akibat... 
Opo hubungane dengan desain ini?
Ini masjid saudara...
Desain ini disodorkan pada saya ketika posisi masjid sudah ada tampilan mukanya. Apane ra mumet? Mbangun disik, nggambar keri.. iku ngono modele cah TK sing biasa begitu...
Tapi ya gimana wong namanya  rejeki, yah.. dijalani saja.
Jadi setelah melalui proses penggodokan (koyok kacang ae) akhirnya keluarlah desain yang kayak gitu...
Masjid dengan  ukuran 24,5x 24,5 meter, dengan 2 lantai berbentuk huruh U, dengan kubah dari pipa besi BSP 3" dan panel enamel sebagai atap kubahnya.
Filosofi desain nya apa ini?
Pikiren dewe lah...








Rawallangi... Tidur beratapkan langit

Permisa!!! Setelah sekian lama ndak posting-posting, mohon maklum, ada beberapa job manggung yang mesti jalan beriringan...
Terus terang saja, bukannya sombong, setiap orang yang melihat desain properti yg satu ini pasti mengira gedung apa, macam kantor, apartemen, hotel... ketika dijelasin bahwa itu kos-kosan, maka orang pada bergumam keheranan "kos-kosan 3 lantai aja kok begitu rupa?"
Ya semua kembali pada desain tentunya...
Ada yang kayak rumah biasa, ada yang sepreti kamar berjejer-jejer (hingga bisa ditebak itu kos-kosan), jadi kembali pada prinsip desain yang  mengarahkan bentuk dan fasade bangunan tersebut.
Inti dari desain ini sendiri adalah, bagaimana lahan yang ada semaksimal mungkin dialokasikan menjadi kamar kos. Memang bisnis kos adalah bisnis deret hitung, semakin banyak kamar tentu semakin banyak pendapat yang diperoleh.
Apalagi jika pembiayaan pembangunannya melalui Kredit perbankan, disitulah bagaimana kos-kosan seoptmal mungkin bisa  menutup cicilan perbulannya.


Oke kembali ke awal tulisan, mau bagaimana, akhirnya properti ini tetap saja kami (saya dan clien) memberi tema Rumah Kos Rawallangi,"Rawallangi" kata dari clien dalam bahasa Makassar yang artinya dibawah langit (kalau tidak salah). Hal ini sebagai refleksi dari bidang skylight yang diaplikasikan pada atap (rooftop) karena gedung ini terdiri dari 3 deret kamar-kamar, maka kamar yang dideret tengah perlu disuplai cahaya alami, hingga bisa membawa efek  baik bagi kesehatan penghuninya.
Kehendak client, dinding diaplikasikan panel bata ringan, namun mengingat berada di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, untuk mengantisipasi botleneck antara suplay and demand, maka saya perhitungkan bebannya dengan bata konvensional (bata merah, boto, batako), memang untuk aplikasi bata ringan, dimensi struktur bisa jadi  lebih besar. Namun faktor keamanan pelaksanaan lah yang menjadi pertimbangan!
Fasade properti di buat se simple mungkin, permainan batu alam, tonjolan plesteran, dan coating exterior cukup simpel.



Tertarik dengan konsep kos-kosan laksana gedung? Hubungi saya saja, add BB 3256fa90 kalau minat, kalau tidak ya no problem...









Uneg-uneg Bakul Roti, Rumah Minimalis Lebar 6 meter di Depok




Rumah ini merupakan penggabungan 2 kavling, yang tiap kavling nya berukuran 6x12 meter, depan-belakang, karena memang berada disebuah cluster perumahan.
Tadinya si pemilik, menempat rumah 1 kavling, kemudian ada dana hingga membeli tetangga persis di belakangnya. Maka iapun berkeinginan merombah rumah yang selama ini ia tempati, dengan menggabungkan rumah yang baru dibelinya.
Lahan terbatas… 6x12 meter perkavlingnya, yang tentunya pemgembangan memangjang dengan 2 lantai. Fungsi rumah  ini diharapkan selain tempat tinggal sehari-hari juga sebagai tempat usaha, namun merupakan satu kesatuan. Memiliki  usaha sampingan pastry yang di geluti pemilik  akhirnya  ingin mewujudkannya dengan memiliki sebuah toko roti dan cake…
Bentuk atap yang dipilih adalah atap miring atau monoslope. Atap ini sebenarnya sederhana, dan  minim bahan. Bahkan dapat menciptakan space langit2 dari rongga dibawahnya. Namun kemiringan juga hrus diperhatikan, karena atap  genting tidak semua  kemiringan bisa diaplikasikan,  minimal 30 derajat.
Hunian milik pasangan Rizaldi dan Sylvi, yang keduanya adalah engineer Teknik Sipil yang tinggak di Depok, mempunyai corak  minimalis namun kaya ornament, diharapkan menjadi “landmark” bagi pemukiman disekitarnya. Ada beberapa bagian yang PakGOH aplikasikan adalah aspirasi dari mereka, Karena bagian tersebut sudah terbangun, yakni 4 kolom didepan ruang tamu, serta atap dak di garasi. Maka  dimunculkan ide sedemikian rupa.
Ingin desain seperti ini? Sudaah.. jangan donlad donlod, di desainkan saja.. terjangkau dan  masuk akal kok... 
Wis sambil menikmati pisang goreng, kalau ada, silakan di pandang-pandangi desain rumah ini,… ndak ada pisang goreng?? Yaa beli …? Ndak ada yang jual? Minta tetangga… Ndak punya?? Ya sudah besok saja pisang gorengnya…


Dapatkan Desain jadi Rumah Kos 2 Lantai, Ukuran Lahan 10x20 m!!! Gaya Minimalis!! Harga terjangkau!

DESAIN GRATIS????
memangnya BPJS???

Gambar Kerja (Shop Drawing)
Bangunan 2 Block
3 Lantai
4 kamar, Ukuran per kamar 4x5 Meter
Kamar mandi per kamar
Area parkir di Lantai Dasar
Dapur/Kantin/Ruang Genset Di Lantai Dasar
Tangga masing2 Block
Pos Security
Struktur : beton bertulang konvensional
Atap : Dak beton

hardcopy A3 HVS & Softcopy PDF

Harga Desain:Rp. 2.500.000,-
WA 085234332561

(MAAF TIDAK MELAYANI EDIT)



tampak depan



Desain rumah dengan 1 ruang di lantai 2, Keluarga Triyuni, Sutojayan, Blitar

 


Desain ini mengapresiasi dari keinginan Pemilik Rumah yang sudah terlanjur membangun beberapa ruangan dibelakang sebelumnya. Lahan yang memanjang dengan lebar 9 meter, dan kondisi sudah terbangun, membuat saya harus menyelaraskan saja bentuk yang sudah ada. Karena toh, Pemilik Rumah sudah memilki layout ruangan sendiri, hanya saya tinggal menyerasikan dengan kaidah teknis dan arsitektur.
Kelihatannya simpel. Belum tentu. Apalagi saking simpelnya, kadang sulit menentukan fasade yang sesuai.
Layout denah ini sebenarnya hanya membutuhkan 1 ruangan saja di lantai atas, tepat diatas garasi. Justru itu kesulitannya. Mengingat denah  tersebut sebenarnya logika umum yang berlaku di masyarakat jika membutuhkan ruangan yang demikian.
Justru, sebagai desainer, kita dituntut untuk  berpikir tidak biasa, eksklusif, dan inovatif. Karena harus ada nilai lebih dari sebuah desain itu. Disisi pertimbangan teknis dan  ekonomis.
Setelah beberapa  komunikasi yang di jalin, dengan   beberapa  saling adu argument, pandangan dan saran, maka saya bisa menyimpulkan seperti demikian.
Oke, monggo di saksiksan saja… jangan lupa matikan kompor..

fasade depan 1
fasade depan 2

fasade samping


Bagaimana produk kami disajikan?

Masih banyak yang bingung dan belum paham, bagaimana produk yang dihasilkan seorang arsitek itu di sajikan. Begini pakbro dan bubro...., tiap arsitek mungkin berbeda dalam menyajikan portofolio nya kepada klien. PakGOH selaku CEO ngGambarOmaH,ketika di konfirmasi oleh wartawan yang nulis blog ini, menerangkan dengan penuh seksama. Bahwa Produk ngGambarOmaH terdiri dari 2 Paket. Paket Standard IMB dan Paket Lengkap. Paket Standard IMB, yakni desain dicetak dalam ukuran kertas HVS A3 yang terdiri dari gambar 2 Dimensi/ Gambar Kerja sesuai kaidah, syarat teknis dan umumnya prasyarat IMB beserta Rencana Anggaran Biaya. Sedangkan paket Lengkap, portofolio disajikan dengan cetakan Paket Standard IMB ditambah dengan Persentasi 3 Dimensi/perpektif 4 arah dengan cetakan berwarna berukuran kertas Glossy A3. Jumlah keseluruhan lembarnya antar klien tidak sama. Tergantung pola desain yang dikehendaki klien. Sekarang, anda mau pilih yang mana???

Kediri Kotanya Tahu,... Rumah Mediteranian mau tahu?

Kediri kota Tahu... mosok ye? Tulisan itu akan anda jumpai jika menginjak wilayah Kediri... padahal namanya Tahu, dimana-mana ada.. ditempat saya juga ada.. tahu pong, tahu bulat, tahu kecut (koyok sing didol tonggoku, hush!),.. atau kesukaan anak-anak saya.. Tahu Bacem.. Sik.. to, opo hubungane Tahu dengan arsitektur?... Rumah ini dimiliki oleh seorang klien berasal dari Kota Kediri, Mbak Yenny Krismayanti... beliau bukan juragan tahu, tapi PNS di lingkungan Departemen Keuangan RI. Naah.. jelas kan? Wis, kita ndak bicara Tahu, walau soyo tahun soyo cilik ukurane.. :D.. Kita bicara rumah yang tak desain buat Mbak Yenny.. Setelah melalui proses dialog beberapa kali, revisi dan proses penjaringan aspirasi (koyok DPR wae sing ning tipi lokal..), akhirnya jadilah desain seperti yang kami persembahkan ini. Sentuhan meditarinan, yang merupakan aliran agak klasik (bagiku), sebenarnya masih kompatibel untuk diterapkan pada hunian. Keunggulan aliran mediteranian adalah lebih sesuai untuk lingkungan berhawa dan bercuaca tropis sebenarnya. Kayak di tempat kita tinggal.. (sik..sik.. pemirsa sing omahe Alaska, Beograd, Hamburg ngacung? I'm sorry sampean home's not mathuk). Bidang atap perisai (jowo:rampasan) walau dikenal kaya akan konstruksi atap, mempunyai bidang yang begitu protektif terhadap perubahan cuaca. Bentuk lahan memanjang dan denah banyak ruang, membuat desain harus memperhatikan sirkulasi udara, cahaya dan estetikanya. Sehingga penghuni dapat merasakan kenyamanannya. Beberapa ornamen ekterior ndak begitu banyak pating kluwer, simpel dan ndak lekang waktu... cat mempunyai warna chifon lembut nan mewah... Jenis bahan struktur atap, kami pilih Baja Ringan atau yang dikenal dengan galva-zincalum. Mengapa Why? Because Karena dalam ilmu teknik sipil, material baja cenderung liat dalam menahan beban tarik. Nah, konvigurasi kuda-kuda adalah konvigurasi mekanika bebannya mengoptimalkan beban tarik. Selain karena ringannya. Sehingga kenapa baja ideal untuk struktur bentang panjang.Dan rumah ini bentang paling panjang yang dijangkau kuda-kuda adalah 9,5Meter. Walaupun kayu sebenarnya bisa saja. Namun keunggulan lainnya baja ringan jelas lebih tahan terhadap cuaca, ndak ada istilah nonol atau rayap. Dan, untuk berbagai bentuk bidang atap lebih aplikatif.


 











Laporan dari Lapangan, Maning...

Setelah kita disibukkan dengan sketsa dan pekerjaan desain, pakGOH relaksasi pikiran dan jasmani dengan jalan2. Meninjau realisasi dari desain yang selama ini sudah ditetaskan.. (emange ayam?) Kali ini, pakGOH menyambangi kediaman Bapak Wahyu Suranto Wibowo. Yang di blog ini pakGOH posting desainnya dengan bahasan Rumah Pojok (cari sendiri pakbro...) Fisik pembangunan rumah ini dilaksanakan oleh sebuah kontraktor lokal yang ada di Blitar.
Mungkin bagi yang pernah menyaksikan desain rumah ini di postingan sebelumnya, akan merasakan sedikit perbedaan. Ya.. itulah kewajaran yang terjadi dalam membangun hunian. Ada banyak faktor yang ketika proses pembangunan berjalan sehingga kadang membuat antara realisasi dan desain ada perbedaan. Yang penting, si empunya rumah enjoy aja.. g border="0" height="226" width="400" src="http://4.bp.blogspot.com/-M-eCBXY3tbg/URhJPZ7QNUI/AAAAAAAAAp0/Ya6OOZPVF8g/s400/DSCF2617.JPG" />

DESAIN MUSOLA MODERN DI KABUPATEN BLITAR

Desain tempat ibadah kaum Muslimin sebenarnya tidak ada panduan baku, setiap daerah, dan jaman mungkin ada perbedaan corak, model dan karakt...

Popular Posts