Desain Rumah Bapak Dodik di Blitar


Kali ini desain didedikasikan untuk Bapak Dodik, yang tinggal di Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Berdiri diatas lahan yang sangat luas, dan membentuk letter "L" pada sisi belakang. Namun rumah ini nantinya berada pada sisi depan lahan yang cukup luas sehingga kesan L tidak terekspos dari depan.


Denah layout ruangan, terdiri dari 3 kamar tidur dan 1 kamar tidur pembantu, terpisahnya ruang tamu dengan ruang keluarga, agar privasi tamu dan keluarga lebih terjaga. Area ruang makan dimaksimalkan dengan memberi tambahan "mini bar" yang merupakan sebagai area transisi dengan dapur.


Penempatan taman didalam bangunan pada sisi utara, difungsikan sebagai area transisi antara garasi dengan rumah, yakni akses pada ruang keluarga serta dapur. Taman yang mungil ini nantinya akan di dibuat kolam pancuran.
Keinginan klien untuk memiliki mushola keluarga, dipilihlah mushola yang semi tertutup, dengan memanfaatkan partisi dari balok kayu yang dibuat berdiri berjejer-jejer dengan finishing polituran. Lantai mushola pun di buat dari bahan yang hangat, bisa parkit, papan kayu, atau woodplank grc.

Desain Mushola/Langgar Wakaf Subulussalam Tulungagung







Mengapreasiasi keluarga besar yang berada di Desa Gilang, Ngunut, Tulungagung, yang mana langgar/mushola peninggalan almarhumah mbah Situk, dirasa kurang reseprensentatif dalam menampung kegiatan ibadah rutin maupun acara-acara keagamaan lainnya.


Dengan adanya penambahan luasan tanah wakaf dari salah seorang ahli waris mbah Situk yang berada disebelah utara berkisar 3 meter. Maka direncanakanlah mushola ini dengan luasan  dalam 8,5 x 8,5 meter.


Mushola ini didesain 2 lantai dengan memberi gaya minimalis modern pada exteriornya. Kolom2 penyangga atap teras di bungkus dengan ornamen batu andesit yang diperbesar  yang memberi kesan dinding. 


Meningat lahannya yang terbatas, dan posisi yang bersinggungan langsung dengan jalan desa, maka pada sisi-sisi luar mushola dibuat wadah tanaman-tanaman pelindung, yang mengurangi panas , hempasan angin dan debu dari jalan raya.


Interior dibuat dengan mengaplikasikan material-material yang "kalem" dan mampu menahan panas dari luar. Maka dipilihlah batu paras pada sisi dinding kiblat. Untuk menambah penerangan,  maka dibuat jendela-jendela dengan dimensi tingginya yang lumayan, dan untuk memasok udara segar ditambah lubang angin roaster pada dinding atas nya.


Pada lantai 2 didesain tidak terlalu luas. atau penuh, mengingat dalam kesehariannya jumlah jamaah yang ada tidak sebanyak tatkala Romadhon maupun sholat ied. Maka Lantai 2 difungsikan sebagai ruangan kelas TPQ/Diniyah.
Penggunaan atap woodplank dengan finising politur dan list gypsum, memberi kesan "exclusive", dibanding masjid2 ditempat lain.

Perpaduan Arsitektur Artdeco & Minimalis, Rumah Bpk. Saryoko di Blitar


Rumah bergaya arsitektur artdeco, sebenarnya salah satu aliram arsitektur yang pernah  populer di tahun 1920-1930 an. Arsitektur itu dibawa oleh arsitek-arsitek Belanda di masa jaman penjajahan mereka di Indonesia. Sebagai salah satu aliran modern di jamannya memberikan sentuhan baru dalam dunia arsitektur saat itu. Maka tak heran, artdeco juga dijuluki arsitektur kolonial. Karena memang populer dimasa kolonialis Belanda di negeri ini.
Banyak bangunan peninggalan Belanda yang mungkin sering kita jumpai di berbagai kota Indonesia. Namun pernahkah kita memperhatikan keunikan dan kekhasan arsitektur  bangunan tersebut? Bagi sebagian orang mungkin menganggap kuno. 
Namun artdeco merupakan arsitektur yang sebenarnya sesuai bagi iklim di Indonesia. Bangunan yang berdiri kan terkesan megah, sejuk, dan simple.
Maka dengan mengkombinasikan  gaya tersebut dengan elemen2 material kekinian, maka karakter bangunan tersebut menjadi lebih muda, stylish dan natural.
Seperti desain rumah Bapak Saryoko di Blitar ini, Tadinya ia sulit menentukan mau di bawa kemana style rumah yang akan ia bangun. Maka karena rumah tersebut mempunyai luas yang lumayan besar, maka pakGOH mencoba menawarkan dan memberi gambaran, dengan memadukan artdeco dan unsur minimalis.



Dengan memberi sedikit sentuhan ornamen ukiran2 batu alam pada sisi depan teras, maka diharapkan dapat memunculkan kesan  sedikit tradisional. Kok sedikit? karena prinsip yang coba dibangun adalah "Less is Beauty" 




Rumah dr. Agung Hidayatullah, Type 85, di Blitar


Rumah ini mencoba mengapresiasi keinginan klien, yang ingin hunian terdiri dari 3 kamar tidur, ada gudang kecil, dan 2 toilet. Biasanya, rumah selebar demikian, memiliki 2 pintu didepan sebagai akses ke luar. Namun kali ini, rumah hanya memiliki 1 pintu akses yakni pintu utama saja di ruang tamu. Entah pertimbangan apa, yang jelas itu tidak menjadi soal. 
Karena bentuk layout ruangan cenderung memanjang, maka pakGOH memberi solusi bentuk rumah pun menyesuaikan. Dalam artian, model atap, sistem sanitasi dan pencahayaan juga diselaraskan. Maka rumah ini mempunyai taman indoor yang memberi suplay udara dan cahaya alami ke 2 kamar tidur lainnya juga ke ruang keluarga. Sekat-sekat antara ruang keluarga dan dapur cukup bermain-main dengan interior saja.

3D Tampak Depan


Riil Fisik Bangunan

Ruang tamu
\
Pencahayaan dan Penghawaaan Ruang Keluarga di suplay dari taman indoor


Desain Inspiratif Rumah Idaman Type 36

Desain dibawah ini tergolong hunian rumah kelas "menengah" yang mungkin bisa anda jadikan inspirasi dalam membangun hunian yang anda impikan.

Rumah Type 36




Desain The Welirang Riverside, Villa & Cafe

Kawasan Pacet, Mojokerto, merupakan daerah pegunungan yang kaya akan keindahan alam, potensi wisata alam, dan berhawa sejuk. Menjadi tujuan wisata bagi warga kota Besar di Jawa Timur bahkan di luar propinsi, untuk menghabiskan liburan, sekedar refreshing maupun sebagai tempat untuk menyelenggarakan event kegiatan bersama. Tak jarang, dari Instansi Pemerintah dan Swasta menjadikan kawasan Pacet sebagai tempat "gathering" mereka.
Itulah mengapa, lahan-lahan di daerah tersebut, mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Begitu pula properti-properti di daerah tersebut. Banyaknya bangunan hotel, villa , restaurant, maupun kolam pemandian dan pemancingan, dijumpai hampir disemua kawasan Pacet.
Tidak mudah mendapatkan lahan atau properti yang ideal jika ingin berinvestasi atau berbisnis dengan memanfaatkan properti di daerah tersebut. Mengingat harga properti dikawasan tersebut setara harganya di kota besar.




Untuk itulah, Klien mencoba memanfaatkan aset yang ia miliki di daerah tersebut, dengan membangun properti yang berfungsi sebagai sarana bisnis maupun sebagai wisata. Maka tercetuslah untuk menggabungkan keduanya, yakni bisnis dan wisata.



The Welirang Riverside, nama ini pilihan pak GOH, yakni konsep dari klien berupa Villa dan Cafe dalam 1 bangunan terintegrasi. Dengan visi, mengkesplorasi keindahan lingkungan alam sekitar, dan dekat dengan nuansa pegunungan.


Untuk Cafe didesain los semi terbuka dan menghadirkan sisi belakang bangunan yang di latari dengan area persawahan berkontur  pegunungan. Begitu pula pada Unit-unit Villa yang ditempatkan di lantai 2.


Ada Cafe yang dibuat sistem kamar-kamar, untuk penyewa personal, dan ada yang dibuat seperti hunian rumah tinggal, dimana sangat bermanfaat bagi wisatawan yang membawa serta banyak anggota keluarganya, atau bersama komunitas nya. Yang semua macam vila itu tidak terhubung satu sama lain untuk menjaga privasi dan kenyamanannya.





Lika-Liku Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)






Mungkin anda sudah paham yang dimaksud Ijin Mendirikan Bangunan atau yang dikenal dengan IMB. Yak benar, IMB merupakan legalitas bagi siapapun yang ingin mendirikan bangunan (baik itu rumah, toko, sekolah, bangunan sosial, tempat ibadah bahkan cuman sekedar pagar halaman) diatas sebuah tanah/lahan yang legal. Dalam artian legal, lahan tersebut jelas kepemilikannya, bisa dibuktikan dengan Sertifikat Tanah/Akte Tanah atau Pethok/Girik. Namun dalam mengajukan IMB, kepemilikan lahan tersebut tidak harus identik dengan si pemohon. Diperbolehkan menggunakan tanah yang disewa, dengan dibuktikan Surat Perjanjian Sewa yang di legalisir/disahkan oleh Lurah/Kepala Desa setempat.
Dengan adanya IMB yang dinaungi oleh perda setempat, maka bangunan yang anda didirikan mempunyai hak untuk berdiri, sesuai dengan peruntukan dan perijinannya. Tidak diperbolehkan   merubah fungsi dan bentuk bangunan diluar yang diajukan. Misalkan anda mengajukan IMB Rumah Type 36, lalu anda kemudian dalam pelaksanannya merubah menjadi Type 54, maka itu jelas tidak sesuai dengan IMB nya, harus diadakan pembaharuan/perubahan terhadap IMB yang sebelumnya.
Maka, sebenarnya untuk rehab rumah pun baiknya anda  juga mengajukan permohonan IMB. Berkaitan dengan bagian2 bangunan yang anda rubah, baik layout tata ruang maupun strukur dan fasadenya.
Dari mana pihak berwenang mengetahui perubahan tersebut?
Nettizen, dalam mengajukan permohonan IMB, maka ada persyaratan-persyaratan yang harus penuhi/lampirkan dalam permohonan tersebut. Salah satunya adalah Gambar Teknis, atau yang dikenal juga sebagai gambar bestek/gambar IMB. Yakni berupa gambar 2 Dimensi yang dibuat dan disusun berdasarkan standard kaidah teknis. Bisa manual (tangan) atau dikerjakan dengan bantuan aplikasi komputer (seperti Autocad, Sketchup, Corel, Visio dll). 
Umumnya gambar tersebut jika rumah/bangunan 1 lantai terdiri dari siteplan atau rencana tapak, denah, tampak depan, tampak samping, gambar potongan melintang, gambr potongan memanjang, rencana pondasi dan rencana atap serta rencana sanitair (sistem suplai air bersih dan pembuangan air bekas/kotor).  Dan jika 2 lantai maka ada beberapa persyaratan tambahan (tergantung perda/pemda masing-masing), yakni gambar struktur dan analisa struktur. Untuk analisa struktur, berupa perhitungan teknis, yang  menjadi dasar dalam menentukan dimensi2 struktur pada gambar, seperti pendetailan besi balok, kolom atau dak, atau baja jika strukturnya baja, intinya sesuai dengan jenis konstruksi yang akan digunakan. Juga umumnya, yang bisa membuat analisa struktur adalah mereka yang mempunyai basic pendidikan teknis sipil, sarjana atau ahli madya teknik sipil. Seorng arsitek pun bisa, jika memang mempunyai kemampuan tersebut. 
Analisa Struktur boleh dikerjakan dengan perhitungan manual, maupun dengan bantuan aplikasi komputer seperti SAP, STAAD, ETABS, Tekla, dan lain-lain. Tentu yang memahami ouput aplikasi tersebut adalah mereka yang menguasai software tersebut. Yang kemudian disimpulkan dalam sketsa detail struktur. Secara ilmiah, analisa struktur ini juga penting, karena selain mengetahui dimensi-dimensi bagian struktur, juga mengetahui pendetailan dan tingkat keamanan bangunan. Jadi bukan semata-mata asal menggambar rumah dan strukturnya, habis perkara. Bukan itu.
Yang perlu diperhatian ketika anda membuat gambar atau meminta bantuan jasa pada ahlinya untuk dibuatkan gambar bangunan anda, adalah lokasi dan lahanan bangunan anda akan berdiri. Apakah sesuai peruntukannya untuk kawasan perumahan, kawasan perdagangan, pendidikan atau lahan hijau.
Anda bisa mengecek sebelumnya lahan tersebut ke BPN atau ke Kelurahan, sebelum ijin anda di nyatakan tidak bisa di proses. Juga perhatikan posisi bangunan anda terhadap jalan sekitar dimana bangunan anda berdiri. Ada istilah Garis Sempadan,  yakni jarak minimal bangunan dari tepi lahan, biasanya diukur dari as jalan, karena ketentuan jaraknya sesuai dengan lebar jalan. Misalkan jalan lebar 5 meter, maka perda mensyaratkan minimal jarak bangunan anda 1,5 meter dari batas lahan anda.

Waw,... ternyata merepotkan ya?

Tergantung.. jika semua persyaratan dan tahapan2 anda mau lalui dengan baik. Insya Alloh itu bukan kendala yang berarti. 
Uraian diatas merupakan penjelasan dari sisi persyaratan teknik. Lain lagi menyangkut "persyaratan sosiologis". Ini bisa di lihat ketika dalam formulir pengajuannya, anda diharuskan meminta bukti ijin dari tentangga sekitar, (tanda tangan tetangga sekitar). Yang jika bangunan anda merupakan bangunan publik seperti tempat usaha, pabrik, toko, ruko, swalayann dan sejenis, Anda paling sedikit harus mengantongi persetujuan tetangga sekitar berjumlah 20 orang. Belum lagi jika tempat ibadah maka harus ada tambahan, rekomendasi dari FKUB (Forum Kerukunan Antar Umat Beragama) setempat (kota/kabupaten).
Jangan lupa, lahan yang anda ajukan, harus lunas Pajak Bumi dan Bangunan..  jika tidak, formulir anda yang diawal nya harus melalui pak Lurah/Kepala Desa, tidak akan pernah mendapat acc dari beliau2 (pak Lurah atau pak Kades).

Arsitek/Desainer yang baik biasanya memperhatikan hal tersebut. Maka memilih arsitek / desainer yang punya pengalaman  dalam proses-proses tersebut menjadi pilihan anda. Agar ketika anda membuat desain, maka anda tidak mengulang 2 kali hanya karena kaidah-kaidah IMB nya diabaikan.
Yang sering dijumpai, desainnya bagus bahkan murah, namun klien harus mencari-cari tukang gambar lagi karena gambar teknisnya tidak sesuai, misalkan karena tidak ada analisa strukturnya, atau dinyatakan strukturnya tidak memenuhi syarat. (Dimensi kurang, terjadi lendutan, dll). Kadang arsitek yang paham, akan bekerja sama untuk urusan teknis dengan engineer sipil. Dan semua itu memang kadang ada harganya.

Lewat Jalan Belakang??? Sebaiknya jangan... 





Final Desain, Masjid Al Muttaqin, Kanigoro, Blitar

Tampak dari selatan


Masjid Al Muttaqin di desain dalam rangka mengapresiasi keinginan warga Dusun Sawahan, Kelurahan Satreyan, Kec. Kanigoro, Kabupaten Blitar, yang ingin merenovasi masjid yang sudah ada, menjadi tempat ibadah yang representatif, nyaman dan menampung lebih banyak jamaah.


birdeye dari utara

Berlokasi di jalan poros Kanigoro - Sutojayan, merupakan masjid strategis dan maksimal dalam 
menampung jamaah. 
Namun karena adanya keterbatasan lahan, maka direncanakan lah masjid ini memiliki 2 lantai dengan kapasitas 500-1000 jamaah.

zoom in, halaman depan/timur


Fisiknya dibuat kekar dan kokoh, sehingga sekaligus sebagai simbol/landmark dan syiar Islam di daerah tersebut.
zoom ini di sisi utara masjid


Karena posisinya di sudut  jalan desa, maka masjid ini didesain dengan 2 fasade, yang memiliki karakter sedikit berbeda, yang memberi kesan kedinamisan dari pada ummat.


Desain Rumah Mewah Type 340 2 Lantai

Konsep rumah ini memang memiliki ruangan-ruangan yang cukup luas. Misalkan ruang tamu, ruang keluarga dan ruang tidur utama. Begitu pula area pantry.

Fasade Depan

Berdiri di lahan 14x26 m2, mempunyai 3 kamar tidur, gudang dan ruang cuci dan jemur di lantai 2.
Fasade dipilih minimalis artdeco. Dengan sentuhan natural yang  di wakili dengan ornamen batu sereh, maupun batu andesit. Bentuk atap rumah perisai, memberi kesan kuat akan elegen nya sisi exteriornya.
Fasade Belakang

Berlokasi di Jl Suryat Gedog Kota Blitar, menggunakan struktur beton, dengan pondasi footplate dan pondasi batu kali. Sedangkan rangka atap dipilih Baja Ringan/Galvalum Truss.
birdeye, wujud keseluruhan bangunan
Menghindari penggunaan tower air, diakali dengan mengkombinasikan atap dak pada area lantai 2. Dengan demikian sisi artistik rumah tidak di korbankan dengan kebutuhan akan keberadaan torrent air.
Klien & layout : Syafial Istika Koentjoro, ST.
Desain arsitektural & Struktur :pakGOH  www.nggambaromah.com


Rumah berkonsep "Tumbuh", di Sedati, Sidoarjo


Beberapa orang mungkin mempunyai keinginan ketika membangun rumah yang akan di wujudkannya, dilaksanakan bertahap, menyesuaikan  kondisi dan kemampuan. Baik menyangkut finansial/pendanaan maupun kesempatan (waktu yang longgar sehingga bisa memonitor langsung). Terutama untuk rumah tinggal dengan 2 lantai. 


Maka mengutarakan ide-ide tersebut kepada Desainer/Arsitek/Engineer yang merancang rumah anda, akan mengurangi hal-hal yang tidak di inginkan ketika membangun/meneruskan pada tahap selanjutnya.
Rumah yang berlokasi di lahan kosong kawasan Jl. Gabung Jaya, Sedati, Sidoarjo, milik seorang engineer konsultan pendamping proyek2 UNICEF ini, salah satu rumah yang berkonsep rumah tumbuh. Dengan budget yang terbatas, dan mengingat klien tidak setiap saat bisa memantau pembangunannya, maka Klien ingin rumah acceptable untuk pengembangannya.
Karena jika tidak dikonsep demikian, tentu banyak bagian2 bangunan yang terpaksa harus di bongkar, terbuang atau jika dipertahankan malah mengurangi sisi estetika maupun teknisnya. Maka PakGOH  mencoba memberikan  solusi terhadap konsep denah yang  sudah ada dalam benak klien, sehingga rumah mempunyai layout yang nyaman, safety dan eficiency.

Ada bagian2 konstruksi tertentu yang menggunakan material yang mudah dan tidak ribet ketika kelak akan meneruskan pembangunannya. Yakni konstruksi atap berbahan kayu, kemudian meniadakan  penggunaan rangka kuda-kuda, atap /gording cukup di topang oleh dinding2 gewel. Kemudian  bentuk atap juga disesuaikan. Beberapa ruangan juga langsung di dak atapnya, yang kelak akan menjadi lantai loteng.



Untuk fasade, di pilihlah minimalis dengan sedikit ornamen naturalis, yang ditandani dengan finishing batu alam sereh Bali, pada sisi depan bangunan. Mengingat rumah yang menghadap ke Barat, maka baru alam tesebut diharapkan mengurangi panas yang menerpa dinding, sehingga suhu didalam ruangan tidak terlalu tinggi. Beberapa finishing exterior juga ditutup dengan lapisan plasteran unfinishied, yang memberi kesan natural, simple dan kontemporer.
Sisa halaman di depan di maanfaatkan untuk tanaman peneduh namun tidak terlalu rimbun, begitu pula adanya secondary skin berupa jalusi hollow pada bouvenlisnya. Membuat bagian belakang rumah sedikit terbuka diharapkan mensuplai udara dan pencahayaan alami.



Monggo langsung cekidooot....




Rehab Berat Rumah di Kavling Hook, Lokasi : Sidoarjo

Beberapa orang mungkin menghindari membeli rumah di posisi hook/pojok/sudut. Namun tidak bagi klien kali ini, ada beberapa aset lahan hook yang ia miliki. Dan salah satunya yang sedang saya tangani desainnya ini.

Rumah Eksisting dengan lokasi di hook/pojok kavling

Rumah type 56  di sudut cluster ini di permak menjadi T250!!


Eyebird view, menampilkan desain fisik keseluruhan

Hunian Mungil di lahan Nyempil, rumah type 36

Rumah type "value" adalah type yang masih saja menjadi buruan para calon pembeli/pemilik rumah. Harga yang lebih terjangkau bagi kebanyakan masyarakat, merupakan pasar yg potensial bagi pengembang bisnis perumahan. Entah itu developer skala kecil ataupun besar.
Apalagi dengan pertumbuahan yang menggembirakan disektor investasi properti. Mewujudkan "dana terbatas" untuk belanja properti, menjadikan rumah type2 ini tetap akan laris .
Desain yang diperuntukkan seorang klien di Tangerang, Bapak Rachmat Wijaya, yang bergerak dibidang wirausaha properti ini, mencoba memberi sedikit nuansa lain dari desain yang sudah ada pada proyeknya.
Maka melalui komunikasi online atau melalui media sosial, pakGOh mencoba memvisualkan desain yang manis, simple, dan elegan. Krn "aliran desain minimalis" yang lagi trend, kadang sisi artistik dan estetika nya tidak menjadi prioritas. Atau, desain sudah bagus, namun ketika di wujudkan riil, maka menjadi bangunan yang tidak proporsional.


Dari pemikirn tersebut, maka dibutuhkan pengalaman lapangan, perencanaan, dan marketing yang cukup, agar rumah  benar-benar acceptable bagi calon penghuni dan bagi pangsa pasar tentunya.
Rumah ini di desain dengan nuansa plafond tinggi, yang mana bisa menambah suplai cahaya dan udara alami kedalam rumah, namun meminimalisir hawa panas ke dalam ruangan.
Ornamen batu alam pada beberapa bidang dibuat untuk mempercantik fasade, memberi kesan modern namun natural. Bidang2 dinding vertikal menonjol diberi warna cerah-ceria untuk memberi kesan dinamis.
Tertarik dengan desain seperti ini? Langsung saja hubungi : 085234332561 !!


DESAIN MUSOLA MODERN DI KABUPATEN BLITAR

Desain tempat ibadah kaum Muslimin sebenarnya tidak ada panduan baku, setiap daerah, dan jaman mungkin ada perbedaan corak, model dan karakt...

Popular Posts