The Mendut Ethnichouse, style Bali Modern perpaduan unsur tropis, modernis dan minimalis

Mempunyai hunian yang jauh dari aktivitas 'service', tidak semua orang bisa berangan demikian.
Hal ini bisa di terapkan, jika anda memiliki rumah sebagaimana biasanya, kemudian ada lahan disamping yang cukup luas. Kemudian anda membangun unit rumah baru di sebelahnya dengan tata ruang yang sesuai dengan gambaran diatas.

Fasad tropis, natural dan etnis karakter yang ditonjolkan



Untuk fasad, dipilih perpaduan, ada sentuhan tradisionil Bali, ada sentuhan minimalis nan kontemporer, dan unsur tropis.
Pada bidang kaca yang lebar, di pasang Secondary skin, bergungsi  mengurangi cahaya matahari langsung  menerpa jendela kaca.

private swimming pool, suasana eksotik tropis

Klien juga menginginkan adanya kolam renang, diantara kamar tidur utama dan voyage, Kolam renang privat ini dibuat tidak luas memang, sebatas untuk melatih anak anak.

Ornamen batu alam dan tanaman hias membuat suasana syahdu



Denah 3D
Layout ruangan, didesain benar2 menampung aspirasi klien yang disesuaikan dengan aktivitas keseharian klien yang lebih menyukai menenerima tamu di area semioutdoor.


Voyage pada area samping rumah berkesan menyatu dengan alam





Pembagian zona antara ruang tamu dengan ruang makan  untuk tamu tamu yang membutuhkan privasi


Maka dibuatlah voyer semacam teras atau lobby dengan latar belakang kolam renang. Adapun untuk tamu yang mungkin lebih privat, maka ruang tamu didalam didesain dengan permainan zona.

Hobby Area di Lantai 2


Proses pekerjaan struktur



The Retrohouse, nuansa masa lalu balutan masa kini


Istilah retro, mengingatkan  mode atau budaya 'jengki' di tahun 70 an. Di jaman itu, desain arsitektur sudah mulai progresif, tidak sebagaimana style yang dianut kebanyakan.
Perkembangannya pesat. Karena menghadirkan unsur klasik, minimalis dan tentu gaya tropis, yang sangat sesuai dengan kondisi alam Indonesia.
Klien ini ingin merubah fasad dan layout ruangan rumah lama yang dibelinya, kemudian ada penambahan sedikit ruangan yang bisa menampung fungsi yang diharapkan.


The NusaPenida House, hunian tropis natural 1 lantai di lahan 11x34 m

Hunian ini merupakan aspirasi klien untuk memiliki rumah yang memiliki bidang bukaan yang lebar, ruang bersama yang cukup luas, dan layout yang kompak sehingga aktivitas menjadi mudah dan efektif.

Denah 3D


Memaksimalkan pencahayaan dan penghawaan alami, merupakan tahapan yang harus di lalui guna menghadirkan rumah dengan nyaman, segar, dan aman.
Fasad dibuat dengan sentuhan modern tropis, dengan balutan sedikit bernuansa ethnis Bali.

visual malam


Perpaduan aliran tradiosional dan modern, pada akhirnya mampu memberi sentuhan soft/lembut, adem, dan menjadikan hunian tampil lebih elegan.

fasad Bali Tropis Modern 


Dalam prosesnya, pemilihan material tidak mudah, karena keterbatasan sumber daya lokal yang kadang menjadikannya kendala tersendiri ketika desain yang diharapkan, tidak bisa diterapkan.



Akhir Dari Sebuah Desain, The Greenframe House

pekerjaan struktur dan dinding hampir selesai

harus konsen pada bagian muka 

situasi di lantai 2, awas depan ada lubang voide

kolom "tipuan" dari bata, untuk membentuk lubang-lubang pada elemen dinding

fasad belakang, harus tetap di kontrol

itu lubang angin, berpindah posisi 3x, he..he..he..

Banyak yang menanyakan contoh dari desain-desain saya yang sudah terbangun. Sebenarnya terbangun atau tidak sudah bukan urusan saya, tapi ya sudahlah... daripada jadi tanda tanya :)

Rumah berikut ini proses pembangunannya melalui Jasa Kontraktor/Pemborong, jadi tanggung jawab nya sudah ada pemborong tersebut.
Namun dalam perjalanannya, saya terlibat langsung,  mendampingi Pemborong dalam proses pembangunannya. Hal ini disebabkan perlunya pendetailan yang presisi pada setiap aspek2 pekerjaan. Sehingga keinginan Owner agar rumah yang dibangun sesuai desain, dapat mendekati sempurna.
Namun, tiada gading yang tak retak...
Paling tidak, meminimalisir kesalahan2 dalam pelaksanaan di lapangan. Jadi semua pihak, baik pemborong maupun owner, sama-sama tidak dirugikan.




Lantai 2 Ruang Bermain, ada voide yang menjadikan sirkulasi udara nyaman

penyelesaian finishing sisi belakang


teknik plesteran ciprat/kamprot

Jendela tambahan, request owner, sebenarnya tidak harus sih

Garasi, menggunakan pintu geser dengan rel tikung
tinggal, serah terima saja, walau sudah dipakai tidur semalam :) 

The Eastpoint House, Hunian Elegan & Modern di Blitar

Rumah premium, merupakan rumah yang mempunyai budget diatas rata-rata. Umumnya berkisar nilai konstruksinya diatas Rp. 500 juta.
Tidak disarankan membangun rumah senilai demikian besarnya, ditangani asal-asalan. Apalagi tanpa perencanaan yang matang. Bisa-bisa, penghuni rumah yang kan menjadi korban.
Rumah yang menghadap ke timur ini memiliki luasan bangunan sekitar 217 m2. berdiri diatas lahan 12x15 m2.



Visual 3D


Konsep 2 lantai, dengan 3 kamar tidur, gudang dan area jemuran, dimakimalkan semuanya untuk ruangan. Menyisakan voide di sudut untuk suplai udara dan cahaya natural, di harapkan menjadi kan hunian lebih nyaman dan sehat.


Omah Tjupet, lahan minimalis



Mungkin ada di antara kita yang entah suatu alasan apa, membeli lahan untuk rumah dengan ukuran yang sangat tidak ideal. Yakni dari segi ukuran. Baik ukuran lebar atau panjangnya. semisal 4x10m, atau 5x8m, misalnya.
Ketersediaan lahan yang semakin bertambah tahun, justru semakin drastis berkurang, kadang membuat keputusan yang tidak ada pilihan lain selain membeli lahan "tidak ideal tersebut".
Lalu bagaimana? Apakah di jual kembali?

Untuk mensiasati rumah dengan lahan yang benar-benar terbatas dari segi ukurannya, harus terlebih dulu membuat "priority list" dalam penataan ruangan-ruangannya. Yang pasti, anda tentu harus memiliki ruang tidur yang nyaman,
dapur yang tepat, sirkulasi pergerakan penghuni yang baik, hingga ketersediaan sarana sanitasi yang sehat.
Sementara, ruangan2 yang dirasa tidak urgen, atau yang bisa "dirangkap" dengan ruangan lain, bisa anda sisihkan dari list layout ruangan rencana anda.








Dan pada kali ini saya tampilkan sedikit screenshoot desain rumah tinggal di lahan 5x8m, yang dibuat 2 lantai, dengan meniadakan ruangan tamu! Sementara fasad nya dibuat minimalis  modern.
Penasaran? Kami tawarkan exclusive bagi anda yang berminat dengan desain ini. Hubungi ya..
Interior lantai 1


















Vover, memadukan teras sebagai ruang tamu terbuka

The Greenframe House, Desain Rumah Bpk. Trian Argono di Blitar








Rumah  yang bertema minimalis ini didesain mengutamakan unsur "budget" namun dengan optimal dalam penataan ruangan. Klien menghendaki rumah 2 lantai dengan anggaran Rp. 300juta lebih sedikit. Walau lahan rumah ini sebenarnya ke belakangnya sangat lega sisi panjangnya.
Pemilihan material dan tema fasade dipadu sehingga hunian menjadi kuat nuansa dinamis dan modern.








Untuk warna, walaupun tidak dominan warna hijau cerah pada beberapa ornamen2 memberi kesan yang sangat kuat. Warna ini dikombinasikan warna hijau muda tipis-tipis, sehingga warna2 tajam tidak menjadikan rumah terkesan "panas".


View belakang



Desain Arsitektur bajakan dari media Online?!?!?!?

Sering ketika anda gugling mencari situs desainer atau arsitek,  ketika menemukan satu situs misalnya, disitus tersebut biasanya di posting portofolio atau paling tidak menunjukkan gambar hasil desain si pemilik situs atau arsitek tersebut.
Menggunakan jasa desainer atau arsitek online, tidak salah. Bahkan mungkin pada beberapa hal memudahkan anda. Terutama jika didaerah anda sulit mendapatkan jasa arsitek, atau jikapun ada mungkin  output dan hasilnya tidak sesuai harapan anda. Kecuali mungkin ada faktor  lain yang anda kesampingkan kualitas. Seperti murahnya arsitek/desainer lokal tersebut.
Kembali ke tema,  memilih desainer atau arsitek  online semestinya juga tidak sembarangan. Meskipun pada praktinya ada juga yang fee desain nya sangat murah. Bahkan tidak masuk akal untuk fee seorang desainer. 
Banyak situs jika anda cermati,  kadang mempublish portofolio  atau desain pihak lain!!
Bahkan situs2 tersebut berani mengcopy paste hasil karya arsitek ternama (yang juga lumayan fee desainnya), seperti Andy Rachman, Emporio, dan lain-lain. Dua nama didepan ini bukan nama sembarangan. 
Lalu ruginya apa? Dalam hal begini, si arsitek yang dibajak secara materi tidak dirugikan. Justeru yang di rugikan adalan klien atau konsumen. Alih-alih mendapatkan desain yang diinginkan, mereka harus kecewa dengan hasil dan visual yang diterima tidak sesuai kualitas yg diharapkan atau hanya mendapatkan cd/dvd hasil downloadan desain rumah saja yang mungkin banyak tidak sesuai dengan rumah yang diinginkan, atau yang lebih parah fee yang sudah ditransfer dibawa kabur.
Solusi??
Kepercayaan... tinggal anda percaya atau yakin dengan desainer online yang anda tentukan tidak. Jika memang memuaskan, itu rezeki anda dan desainernya. Atau jika yakin namun ternyata di PHP in, ya sudah.. itulah resiko Anda....
Teliti...  coba lah mengunjungi situs arsitek-arsitek ternama, di Indonesia lumayan lah jumlahnya. Lihatlah portofolio atau hasil karya2nya. Ada tidak situs lain yang memposting nya namun dengan fee yang menggoda anda? Beberapa arsitek tidak memberi watermark pada  karyanya. (ini sebenarnya jebakan bagi tukang plagiat), namun saya lebih memilih memberi watermark, untuk mempersempit modus operandi sang pembajak.
Semoga bermanfaat


Arsitektur Bali Modern nan Tropis, Rumah Bapak Syafial, Blitar

Nama Proyek : Balinese Tropical Pavilion House
Lokasi Proyek : Ds. Papungan, Blitar
Luas Tanah : 14x40 m2
layout : Klien
Klien : Syafial Istika Koentjoro
Arsitek : pak Goh, nggambaromah.com
Desain Interior : pak Goh, nggambaromah.com
Struktur : Pak Goh, nggambaromah.com


Desain ini dari segi layout ruangan merupakan sepenuhnya dari klien. Karena layoutnya sudah "gue banget", maka saya hanya menselaraskan dan menyesuaikan dengan kaidah arsitektur dan teknis saja.
Agar kelak rumah yang dihuni benar-benar nyaman, rapi dan lebih maksimal dalam hal fungsionalnya.

Sengaja saya memberi nuansa sedikit Balinese Style yang kuat unsur tradisionalnya, bukan karena permintaan klien, namun melihat dan mengamati bagaimana karakter penghuninya, maka memilihkan style tradisional yang di padukan dengan minimalis modern, maka jadilah rumah tersebut lebih elegan dan acceptable.


Fasade Exterior menekankan unsur-unsur natural. Selain untuk mempercantik penampilan secara umum, juga mendisipasi terpaan panas matahari di sore hari, mengingat rumah ini menghadap arah Barat, karena sifat batu-batuan alami mengurangi rambatan panas dan juga dinding yng membentuk bidang2 ornamen tersebut  menggunakan pasangan dinding 3/4 - 1 bata.



Rumah ini dari segi ukuran dan jumlah penghuni hariannya tergolong besar/luas. Lahan dengan lebar 14 m memungkinkan memiliki garasi  yang  menampung  2 mobil berjejer. Namun tetap mempunyai akses pintu sendiri untuk akses penghuni. Mengingat tidak tiap saat garasi musti terbuka jika hanya keluar masuk orangnya saja atau sepeda motor saja. Juga memberi rasa keamanan dan privasi terhadap "daleman" isi rumah. Pintu garasi dengan railing, didesain dengan memberi elemen kaca vertikal yang ramping, selain menambah cahaya masuk ke dalam, juga memberi akses kontrol dari dalam ke  halaman depan/carport.




Mengingat posisi ruang keluarga di sisi sampingnya hanya mendapat cahaya dan udara via garasi, maka pada sisi belakang garasi, dibuat semi terbuka, dengan memberi ornamen vertikal berjajar, sehingga bisa mensuplai udara segar pada garasi maupun ruang keluarga tersebut. 
Untuk landscape halaman yang dikelilingi bangunan, dibuat jalan  kerikil  yang memberi efek relaksasi dan terapi kesehatan pada penghuninya. Tanaman2 yang mengisinya tidak lebat supaya tidak memberi kesan terlalu gelap/teduh .



Untuk konsep ruangan, klien menghendaki rumah bergaya pavilion, dengan 2 kamar tidur tamu dan 1 unit mushola keluarga di sisi belakang bangunan. Ruang makan menginginkan terbuka dan menyatu dengan dapur yang berkesan minibar, namun juga avaliable untuk masak dengan kapasitas lebih, sehingga memberi kesan lebih segar, sejuk dan natural, dengan dikelilingi taman2 di  kanan kirinya yang tidak terlalu luas. 



Secara keseluruhan, memadukan dengan komposisi yang seimbang antar unsur natural, tradisional/etnik dengan unsur modern akan memberi kesan saling menguatkan terhadap unsur-unsur tersebut dan menjadi kan  gaya arsitektur yang terpadu.

eyebird view

Kesimpulannya, hunian ini memang boleh dinilai sebagai hunian yang elegan, nyaman dan kental dengan mengeksplorasi suasana alam yang ada. Mengambil cahaya dan udara secukupnya  pada rumah tersebut,  mencoba menangkap rutinitias alam dengan apa adanya, menjadikan  penghuninya bisa betah untuk rehat maupun beraktivitas di rumah.
Berminat?




2016, Lebih Baik...

Setiap saat, nggambaromah.com selalu berusaha meningkatkan kualitas dari produk-produk desain yang dihasilkan. Baik dari segi arsitektural, teknis, maupun visual nya.
Tidak mudah, dan tidak  singkat. Butuh ketekunan, keuletan, motivasi tinggi dan berani.
Mungkin anda yang tahun lalu menyimak "fee jasa desain" kami , mungkin kali ini akan terkaget-kaget jika mengintipnya kembali.
Namun percayalah, perbedaan "fee desain" kemarin dan kini, guna meningkatkan produktivitas kami, dan kualitas desain kami...


DESAIN MUSOLA MODERN DI KABUPATEN BLITAR

Desain tempat ibadah kaum Muslimin sebenarnya tidak ada panduan baku, setiap daerah, dan jaman mungkin ada perbedaan corak, model dan karakt...

Popular Posts