Desain Arsitektur bajakan dari media Online?!?!?!?

Sering ketika anda gugling mencari situs desainer atau arsitek,  ketika menemukan satu situs misalnya, disitus tersebut biasanya di posting portofolio atau paling tidak menunjukkan gambar hasil desain si pemilik situs atau arsitek tersebut.
Menggunakan jasa desainer atau arsitek online, tidak salah. Bahkan mungkin pada beberapa hal memudahkan anda. Terutama jika didaerah anda sulit mendapatkan jasa arsitek, atau jikapun ada mungkin  output dan hasilnya tidak sesuai harapan anda. Kecuali mungkin ada faktor  lain yang anda kesampingkan kualitas. Seperti murahnya arsitek/desainer lokal tersebut.
Kembali ke tema,  memilih desainer atau arsitek  online semestinya juga tidak sembarangan. Meskipun pada praktinya ada juga yang fee desain nya sangat murah. Bahkan tidak masuk akal untuk fee seorang desainer. 
Banyak situs jika anda cermati,  kadang mempublish portofolio  atau desain pihak lain!!
Bahkan situs2 tersebut berani mengcopy paste hasil karya arsitek ternama (yang juga lumayan fee desainnya), seperti Andy Rachman, Emporio, dan lain-lain. Dua nama didepan ini bukan nama sembarangan. 
Lalu ruginya apa? Dalam hal begini, si arsitek yang dibajak secara materi tidak dirugikan. Justeru yang di rugikan adalan klien atau konsumen. Alih-alih mendapatkan desain yang diinginkan, mereka harus kecewa dengan hasil dan visual yang diterima tidak sesuai kualitas yg diharapkan atau hanya mendapatkan cd/dvd hasil downloadan desain rumah saja yang mungkin banyak tidak sesuai dengan rumah yang diinginkan, atau yang lebih parah fee yang sudah ditransfer dibawa kabur.
Solusi??
Kepercayaan... tinggal anda percaya atau yakin dengan desainer online yang anda tentukan tidak. Jika memang memuaskan, itu rezeki anda dan desainernya. Atau jika yakin namun ternyata di PHP in, ya sudah.. itulah resiko Anda....
Teliti...  coba lah mengunjungi situs arsitek-arsitek ternama, di Indonesia lumayan lah jumlahnya. Lihatlah portofolio atau hasil karya2nya. Ada tidak situs lain yang memposting nya namun dengan fee yang menggoda anda? Beberapa arsitek tidak memberi watermark pada  karyanya. (ini sebenarnya jebakan bagi tukang plagiat), namun saya lebih memilih memberi watermark, untuk mempersempit modus operandi sang pembajak.
Semoga bermanfaat


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DESAIN MUSOLA MODERN DI KABUPATEN BLITAR

Desain tempat ibadah kaum Muslimin sebenarnya tidak ada panduan baku, setiap daerah, dan jaman mungkin ada perbedaan corak, model dan karakt...

Popular Posts